Tuesday, 23 October 2012

Tentang PCOS

Kali ini aku pengen nyeritain tentang PCOS yang didiagnosakan dokter kepada aku. Maksudnya bukan apa-apa. Biar kalo ada yang nanya, kenapa aku susah hamil, bisa langsung aku kasih link blog-ku sendiri. Engga perlu repot ngejelasin, gitu. Hehehe...Apa yang aku tulis di bawah ini diambil dari berbagai sumber.

Sindroma Ovarium Polikistik (Polycystic Ovary Syndrome/PCOS) atau juga dikenal sebagai Sindroma Stein-Leventhalmerupakan salah satu gangguan hormonal yang paling sering pada wanita (5% -10% dari wanita usia reproduksi (12-45 tahun) dan diduga menjadi salah satu penyebab utama infertilitas wanita. PCOS diartikan sebagai kumpulan gejala akibat peningkatan hormon kelaki-lakian/androgen (hiperandrogenisme) dan adanya gangguan ovulasi tanpa disertai adanya kelainan pada anak ginjal (hiperplasia adrenal kongenital), peningkatan hormon prolaktin/produksi susu (hiperprolaktinemia) atau adanya tumor/neoplasma yang memproduksi hormon androgen.




Ada juga yang menyebutkan bahwa PCOS adalah suatu keadaan di mana satu indung telur mengandung 12 folikel atau lebih. Memang istilah polikistik yang berarti adanya “banyak kista” sering kali disalah mengertikan. Banyak penderita mengira bahwa adanya “kista” berarti memerlukan pembedahan dan bahkan meningkatkan ketakutan dan kekhawatiran tentang kemungkinan kanker atau penyakit ginekologi lainnya. Padahal istilah yang tepat adalah banyaknya folikel telur (ukuran 4-8mm) yang tidak berkembang yang tampak pada indung telur sebagai “kista kecil-kecil”. Berbeda dengan istilah kista yang dipakai bila pada indung telur ditemukan ruang yang berisi cairan atau benda padat dan dilapisi oleh selaput.
 
Pada satu indung telur terdapat jutaan folikel yang notabenenya adalah bakal sel telur. Setiap bulan setelah menstruasi, beberapa folikel akan membesar dan biasanya hanya satu folikel yang akan menjadi matang. Folikel yang matang mempunyai ukuran 18-25 mm.Folikel yang matang ini akan  pecah dan menghasilkan sel telur dalam proses yang dinamakan ovulasi. Pada PCOS, beberapa folikel berkembang, tetapi pembesaran ini terhenti pada ukuran 5-7 mm. Folikel-folikel yang tak kunjung matang akan terus menerus menghasilkan hormon estrogen yang mana bertanggung jawab mempengaruhi pertumbuhan selaput lendir pada rongga rahim.

Estrogen yang terus-menerus diproduksi, lambat laun membuat selaput lendir rongga rahim menjadi sangat tebal. Ketika sirkulasi darah dari dinding rahim tak lagi terfasilitasi, terjadilah bleeding berupa flek atau bahkan pendarahan yang sangat hebat. Amenorhea juga menjadi salah satu gejala yang kerap timbul sebab efek dari PCOS.

Selain amenorhea, gejala yang timbul dapat bervariasi dari tanpa gejala sama sekali sampai gejala seperti infertilitas, anovulasi kronik yang ditandai dengan amenorhea seperti di atas tadi, oligomenorhea, gangguan haid atau perdarahan uterus disfungsional, jerawat, hirsutisme/maskulinisasi, dan obesitas. Gejala dan keparahan sindrom sangat bervariasi di antara wanita.

Tanda dan gejala PCOS sering dimulai sesaat setelah masa menstruasi pertama (menarche). Pada beberapa kasus, PCOS terjadi setelah masa reproduktif. Tanda dan gejalanya bervariasi pada setiap wanita baik jenis ataupun tingkat keparahannya. Untuk mendiagnosis kondisi ini, dokter mempertimbangkan setidaknya dua dari gejala berikut:
  • Periode menstruasi yang tidak teratur.
  • Kelebihan kadar androgen (hormon laki-laki) pada wanita yang ditandai dengan banyaknya rambut wajah atau tubuh.
  • Pembesaran indung telur (ovary) yang terdiri dari sejumlah kista melalui pemeriksaan.

Hasil USG tv yang menunjukkan PCOS adalah sebagai berikut :


Untuk lebih lengkapnya, gejala-gejala PCOS adalah seperti di bawah ini:

1. Gejala PCOS awal :
  • Jarang atau tidak pernah mendapat haid. Setiap tahun rata-rata hanya terjadi kurang dari 9 siklus haid ( siklus haid lebih dari 35 hari ). Beberapa penderita PCOS dapat mengalami haid setiap bulan namun tidak selalu mengalami ovulasi.
  • Perdarahan haid tidak teratur atau berlebihan. Sekitar 30% penderita PCOS memperlihatkan gejala ini.
  • Rambut kepala rontok dan rambut tubuh tumbuh secara berlebihan. Kerontokan rambut dan pertumbuhan rambut berlebihan dimuka, dada, perut (hirsuitisme) disebabkan oleh kadar androgen yang tinggi.
  • Pertumbuhan jerawat. Pertumbuhan jerawat disebabkan pula oleh kadar androgen yang tinggi.
  • Depresi. Perubahan hormon dapat menyebabkan gangguan emosi. 

2. Gejala PCOS lanjut :
  • Berat badan meningkat atau obesitas terutama pada tubuh bagian atas (sekitar abdomen dan pinggang). Gejala ini disebabkan oleh kenaikan kadar hormon androgen.
  • Kerontokan rambut dengan pola pria atau penipisan rambut kepala (alopesia). Gejala ini disebabkan oleh kenaikan kadar hormon androgen.
  • Abortus berulang. Penyebab hal ini tidak diketahui dengan jelas. Abortus mungkin berkaitan dengan tingginya kadar insulin, ovulasi yang terhambat atau masalah kualitas sel telur atau masalah implantasi pada dinding uterus.
  • Sulit mendapatkan kehamilan (infertil) oleh karena tidak terjadi ovulasi.
  • Hiperinsulinemia dan resistensi insulin yang menyebabkan obesitas tubuh bagian atas, perubahan kulit dibagian lengan, leher atau pelipatan paha dan daerah genital.
  • Masalah gangguan pernafasan saat tidur (mendengkur). Keadaan ini berhubungan dengan obesitas dan resistensi insulin.
  • Nyeri panggul kronis (nyeri perut bagian bawah dan panggul)
  • Tekanan darah tinggi seringkali ditemukan pada penderita PCOS.

Siklus reproduksi normal diatur oleh perubahan kadar hormon yang diproduksi kelenjar pituitary pada otak dan indung telur. Kelenjar pituitary menghasilkan follicle-stimulating hormone (FSH) dan luteinizing hormone (LH) yang mengatur pertumbuhan dan pelepasan telur (ovulasi) di dalam indung telur. Dalam siklus bulanan, ovulasi terjadi dua minggu sebelum masa menstruasi.

Indung telur melepaskan hormon estrogen dan progesteron yang mempersiapkan dinding uterus untuk menerima sel telur yang matang. Indung telur juga menghasilkan beberapa hormon laki-laki (androgen), seperti testosteron.

Penderita PCOS mengalami gangguan keseimbangan hormon berupa peningkatan hormon Luteinizing Hormon (LH) yang menetap sehingga terjadi gangguan ovulasi. Kadar LH yang meningkat menyebabkan sel teka yang aktif menghasilkan androgen dalam bentuk androstenedion dan testosteron. Keadaan hiperandrogenik ini menyebabkan lingkungan internal folikel bersifat dominan androgen sehingga tidak dapat berkembang dan akhirnya mati. Kadar androgen yang tinggi pada wanita menyebabkan timbulnya jerawat dan pola pertumbuhan rambut seperti pria serta terhentinya ovulasi.

Para dokter tidak mengetahui apa yang menyebabkan PCOS, tetapi faktor berikut dapat memainkan peran:
  • Kelebihan insulin di dalam tubuh sehingga memacu produksi androgen di dalam indung telur
  • Peradangan ringan sehingga memicu resistensi insulin dan akumulasi kolesterol di dalam pembuluh darah (atherosclerosis). Atherosclerosis menyebabkan gangguan kardiovaskular. Penelitian menunjukkan para wanita dengan PCOS memiliki peradangan ringan
  • Faktor keturunan

Adanya PCOS tidak berarti tidak akan hamil. Tapi penderita PCOS membutuhkan bantuan untuk dapat berovulasi dengan normal. Pengobatan terhadap PCOS harus diberikan secara individual, antara lain menyangkut pemberian hormon steroid, anti androgenik, obat untuk meningkatkan sensitivitas terhadap insulin dan pemicu ovulasi. Penurunan berat badan dengan jalan mengurangi konsumsi karbohidrat serta olah raga teratur adalah jenis intervensi yang amat penting oleh karena hanya dengan tindakan ini, siklus haid dapat menjadi teratur dan tingkat kesuburan menjadi pulih serta mencegah terjadinya masalah kesehatan jangka panjang.

Wanita dengan PCOS memiliki kemungkinan lebih besar terkena beberapa kondisi kesehatan serius, termasuk penyakit yang mengancam nyawa. Penelitian terbaru menemukan bahwa: 
  • Lebih dari 50 persen wanita dengan PCOS akan memiliki diabetes atau pra-diabetes (toleransi glukosa) sebelum usia 40. 
  • Risiko serangan jantung adalah 4 sampai 7 kali lebih tinggi pada wanita dengan PCOS daripada wanita pada usia yang sama tanpa PCOS.
  • Wanita dengan PCOS memiliki risiko lebih besar mengalami tekanan darah tinggi.
  • Wanita dengan PCOS memiliki tingkat LDL (kolesterol jahat) dan rendahnya tingkat HDL (kolesterol baik).
  • Wanita dengan PCOS dapat mengembangkan apnea tidur. Ini terjadi ketika bernapas berhenti untuk jangka waktu yang singkat selama tidur.
  • Wanita dengan PCOS juga dapat lebih mudaha menderita  kecemasan dan depresi.
  • Wanita dengan PCOS juga berisiko untuk kanker endometrium.

Penanganan yang dilakukan bergantung pada target kesembuhan masing-masing. Menurunkan berat badan sebanyak minimal 10% bagi perempuan obesitas atau pemberian anti diabetes bila ada gejala resistensi insulin, terbukti mengurangi gangguan siklus yang juga efek dari PCOS. Jika terapi obat-obatan tidak juga berhasil, ada 2 alternatif tindakan medis yang dapat dilakukan yaitu:
  • Laparoscopic ovarian drilling, yaitu tindakan meminimalkan jumlah folikel menggunakan jarum panas pada operasi laparoskopi.
  • Ovarian Wedge Resection, yaitu tindak pembedahan untuk mengambil sebagian jaringan dari indung telur.

Bila tidak juga mendapatkan kehamilan yang diinginkan, solusinya adalah dengan inseminasi buatan. Inseminasi buatan adalah proses peletakan sperma ke saluran reproduksi wanita dengan menggunakan cara buatan. Proses yang dijalani dimulai dengan meletakkan sperma segar atau sperma yang telah dibekukan (sperma normal baik bentuk maupun pergerakannya) ke dalam serviks (leher rahim) atau yang disebut dengan Intracervical Insemination (ICI)) atau  di dalam rahim wanita atau disebut Intrauterine Insemination (IUI). Angka keberhasilan inseminasi buatan ini tergantung pada beberapa hal, yaitu :
  • Usia wanita
  • Kualitas sel telur
  • Kualitas sel sperma
  • Ada atau tidaknya endometriosis yang parah
  • Adanya kerusakan saluran tuba

Pasangan yang melakukan inseminasi memiliki kemungkinan berhasil sekitar 5-20% setiap siklusnya. Persentase keberhasilan dapat ditingkatkan apabila dikombinasikan dengan terapi hormonal sebelumnya. Inseminasi buatan ini memang tidak selalu berhasil untuk setiap pasangan. Beberapa pasangan mungkin membutuhkan beberapa kali mencoba baru terjadi kehamilan. Umumnya inseminasi buatan dilakukan sebanyak 3 kali sebelum terjadinya kehamilan atau beralih ke terapi lainnya.

Jika inseminasi juga tidak berhasil, solusi terakhir adalah dengan program bayi tabung atau disebut In Vitro Fertilization (IVF). IVF adalah sebuah teknik dengan cara mengawinkan sperma dalam jumlah tertentu dengan sel telur, diletakkan dalam sebuah cawan berisi medium tertentu, yang keseluruhan prosesnya dilakukan di luar tubuh manusia. Perkawinan dan pengkondisian antara sel sperma dengan sel telur dilakukan menggunakan media kultur dan dilaksanakan di Laboratorium Embryology.

Teknik Intra Cytoplasmic Sperm Injection (ICSI) dilakukan bila hasil analisa sperma menunjukkan kualitas dan jumlah sperma sangat minim. Untuk terjadinya konsepsi, atau perkawinan, yaitu bantuan manusia dibutuhkan pada kasus ini, yaitu dengan cara menyuntikkan satu sel sperma ke dalam satu sel telur. 

Inkubasi dilaksanakan selama beberapa hari untuk memantau terjadinya pembuahan normal hingga membentuk embryo yang kemudian disemprotkan ke dalam rahim, 2 atu 3 hari setelah prosedur pengambilan sel telur dilakukan.

Satu siklus program bayi tabung memerlukan biaya obat-obatan antara 15 juta hingga 35 juta Rupiah. Jumlah biaya obat yang dikeluarkan antara satu pasien dengan pasien lainnya tidak sama disebabkan kondisi masing-masing pasien. 

Masih banyak jalan untuk bisa hamil. Tetap semangat!!!

 
Sumber :
http://drprima.com/kandungan/sindroma-ovarium-polikistik-pcos-sebagai-penyebab-sulit-hamil.html
http://health.kompas.com/direktori/yourbody/188/Polycystic.ovary.syndrome..PCOS.
http://bidankita.com/component/content/article/39-artikel/487-ingin-hamil-pada-penderita-pcos
http://reproduksiumj.blogspot.com/2009/10/sindroma-ovarium-polikistik.html
http://pcos-disease.blogspot.com/
http://meetdoctor.com/article/memahami-pcos 

www.klikdokter.com/tanyadokter/read/2010/04/19/8761/keberhasilan-inseminasi-buatan 
www.morulaivf.com

31 comments:

  1. Pelajaran biologi kali, ya? Wkwkwk

    ReplyDelete
  2. berasa baca blognya dokter :p bahasanya tingkat tinggi bo'

    ReplyDelete
  3. "Adanya PCOS tidak berarti tidak akan hamil". Nah berarti masih ada jalan is, yang penting tetap sabar dan terus berusaha. semoga dapat yang terbaik :)

    ReplyDelete
  4. @ ivna : maklum, rangkuman dari berbagai web kedokteran :p
    @ sigit : iya, git, Alhamdulillah banyak yang memberi semangat...aminnn...

    ReplyDelete
  5. senangnya nemuin blog dengan kasus serupa,follow me ya mba @eliesfitriani atau blog saya www.dokterelies.wordpress.com.saya baru saja hari ini didiagnosis mempunyai bakat PCOS oleh dokter kandungan.Rasanya sedih,apalagi pasien PCOSkan rawan depresi juga. Tapi senangnya menemukan blog ini merasa sy tdk sendirian menghadapi ini. Semangatt ya mba...sampai dimana skrg pengobatannya?Doakan saya,sy ada rencana laparoskopi untuk kista coklat di ovarium kiri minggu depan.

    ReplyDelete
  6. Salam kenal, mba Elies...Iya mba, kita emang kudu saling menyemangati ;)
    Aq sekarang masih diksh suplemen2 gtu. Tapi karena problem-ku engga cuma PCOS, ama dokter disaranin untuk inseminasi ato batab, krn permasalahannya terlalu kompleks en bakalan terlalu lama klo pke pengobatan oral :)
    Udah aq follow twitternya, ya, mba. Aq gabung ama beberapa grup PCOS di android, bb, en fb. Klo mau, ntar aq invite. DM-in aja no hp mba.
    LO-nya berarti minggu ini, ya? Moga lancar ya, mba *hugs*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mba, saya jg pcos..boleh minta tlg masukin ke grup jg ya mba. No hp 081310698682

      Delete
  7. Salam kenal, aku juga kena PCOS, skrg lagi berusaha diet, mengubah pola makan, olahraga teratur, dan sudah 2 minggu ini alhamdulillah udah turun berat badan 2,5 kg.
    2 minggu lalu aku suntik tapros karena testosteron aku cenderung naik terus, nanti tanggal 4 feb aku harus ambil darah untuk cek kadar testosteronnya apakah sudah turun atau belum.

    Tiap pagi aku skrg minum jus wortel dan tomat...hihihihi,...pas googling ada yg menyarankan sprt itu, jd aku cobain ajah.

    Siklus menstruasi aku skrg alhamdulillah juga sudah 2 bulan ini normal, menstruasi alami tanpa obat dengan periode 29 hari.

    Semoga kita semua bisa sembuh yaaa....aamiin *hugs*

    note : mau dunk ikutan BBM group nya

    ReplyDelete
  8. Salam kenal mba Linda... Makasiy sudah mau sharing disini... Wah, salut untuk mba yang bener-bener berusaha keras buat ngikutin pola hidup sehat...
    untuk BBM group-nya, ternyata semua group kebetulan sudah penuh, mba. Tapi kalo suka pake whatsapp, ada group-nya kok. Bisa follow twitterku trus DM aja no hp-nya mba Linda.
    Oya, kalo mau gabung group di FB juga bisa. Nama group-nya PCOs Fighters. Itu closed group, siy. Di-search aja, trus ask to join, ntar admin yang bakal nge-approve.
    Iya mba, semoga kita semua bisa sembuh ya...aminnn... *peluk balik*

    ReplyDelete
  9. Maaf baru kebaca komennya...boleh, mba nenny...cek komenku yang 28 januari ya...ato jangan2 udah join niy? (Aku yang telat gara2 telat baca komen :p)

    ReplyDelete
  10. salam kenal, ikut join ya mbak....

    saya jg penderita PCOS, sudah 5 th menikah dan didiagnosis PCOS sejak 3 bln yg lalu. saya dah program hamil dgn beberapa dokter tp gak prnah berhasil dan dgn dokter yg terakhir baru ketahuan PCOS.

    setelah 3 bln konsumsi metformin, profertil dan truxanthin ternyata gak ada perubahan jd saya menempuh jalan laparoskopi yg akan saya jalani besok lusa.

    tetap berjuang melawan PCOS, insya Allah pasti ada jalan *keep fighting ^_^

    ReplyDelete
  11. Salam kenal juga, Mba Dewi.
    Wah, walau berkali-kali gagal, Mba tetap semangat ya? Salut...
    Makasiy sudah berbagi. Moga sukses LO-nya ya, Mba *hugs*

    ReplyDelete
  12. ni saya dh slese LO mbk....

    setelah sharing dgn bbrp pasien sesama penderita PCOS semakin menguatkan setiap langkah utk ttp berikhtiar, dr mereka yg dh berhasil hamil ada yg ngasih resep selain diet rendah gula jg konsumsi rutin jus wortel+tomat dan ada jg yg blg klo daun mint bs mengurangi kadar hormon androgen pd penderita PCOS, dll. bahkan ada tmn saya yg batab tp gak berhasil ttp optimis n usaha ^_^

    cemungud yaa mbk isti....*caiyyoooo

    ReplyDelete
  13. Jadi gimana LO-nya, mba? Moga membawa hasil, ya...
    Oh, iya, mba, aku juga pernah denger, ada yang konsumsi lipton tea yang mengandung mint gitu, juga yang jus wortel-tomat itu. Sempat nyobain siy, tapi belum rutin :p
    Salut buat temen mba yang batabnya gagal tapi tetep semangat. Beberapa hari lalu temenku insem, gagal, sempat sedih, tapi kita motivasi biar semangat lagi :)
    Mba Dewi juga tetap cemungud eaaa :-*

    ReplyDelete
  14. Halo mbk isti....
    Salam kenal ya...
    2bulan yg lalu saya jg dibilang PCOS sama dokter, truz saya dikasih obat rutin diminum tiap hari selama 1bulan, kata dokternya saya harus konsumsi selama 2bulan, tapi bulan kmren saya gak kedokter sebab lagi ada kerjaan diluar kota,
    Rencananya setelah mens ini saya mau kedokter lagi,
    Terimakasih ya mbk isti blognya bagus bgt,
    Ternyata saya tidak sendiri, dan infonya sangat berguna.
    Klo boleh saya jg ingin gabung digrup bbmnya mbk isti,
    Ini twitter sy. @nuril_uliel mohon difollow ya mbk,
    Nanti sy folwback.
    Terimakasih sebelumnya.

    ReplyDelete
  15. Good info sist.
    Thanks a lot mbak isti

    ReplyDelete
  16. @Mba nuril : Thx for your compliment, mba :) Salam kenal juga :) Twitternya udah aq follow ya... Untuk grup bbm-nya kebetulan udah full member-nya. Kalo mau, bisa aq ajak gabung ke group whatsapp ;)

    @Anonim : Makasiy udah berkunjung ;)

    ReplyDelete
  17. hai mba isti,,
    aku belum menikah tetapi semenjak SMA silkus haid ku sudah tidak lancar begitupun ketika kuliah,, ketika kuliah semester 4 kalo tidak salah saya sempat memeriksakan ke salah satu rumah sakit swasta yang ada di cempaka putih,,saya di usg dan bagian sekitar perut di pijat namun dokter mengatakan bahwa ini tidak perlu dikhawatirkan karna hanyalah siklus hormon yang tidak lancar,, setelah itu saya di berikan obat untuk di minum untuk dalam waktu 3 hari yang mana setelah minum itu seminggu kemudian saya bisa menstruasi, setelah itu siklus menstruasi memang lancar. tetapi sudah 8 bulan ini saya tidak haid juga,,padahal saya pada bulan januari 2013 ini saya sempat memeriksakan kembali keadaan silkus haid saya di sebuah rumah sakit negri di jakarta timur,, saya melakukan beberapa kali pemeriksaan saya dinyatakan atau di duga menderita PCOS JUJUR saya sangat merasakan depresi luar biasa,,

    Dari beberapa artikel yang saya baca penderita PCOS harus melakukan diet dan menurunkan kadar gula darah,, ketika dinyatakan menderita itu saya sudah berusaha menurunkan makan'nan yang mengandung gula termasuk tidak makan nasi putih dan rajin amkan buah-buahan , tetapi hingga saaat sekarang terhitung sejak lebaran tahun lalu saya belum juga mendapatkan siklus mentruasi :(


    mohoo info dan supportnya,,
    TERIMAKASIH .

    ReplyDelete
  18. Hai Desi...
    Wow, panjang juga ya, sharing dari Desi.
    Pastinya shock ya, waktu denger diagnosa dokter. Tapi jangan putus asa dulunya, say, banyak juga kok, penderita PCOS yang berhasil hamil ;)
    Tetep lanjutin pola makan sehatnya ya... Plus rajin olahraga... Aku aja belum bisa segitunya loh :p
    Oya, tentang kehamilan, jangan dipikirin banget-banget dulu ya... Apalagi Desi belum menikah. Sekarang fokusnya nyari suami yang baik aja dulu ;)
    Smile, Desi :)

    ReplyDelete
  19. Slam kenal mba,.blognya membantu banget,..-:),..perkenalkan saya putri maisyarah asal jambi,.sy menikah baru 6bulantapi sy sudah coba promil disini,.diketahuilah dari bulan ke2 pernikahan saya bahwa sel telur saya sulit matang karena ukurannya kecil2 hanya 7-9mm karena seharusnya untuk matang kan 18mm ya,.haid saya tatur sekali 28 hari tak pernah telat ,.ataupun maju,.hanya bulan kemarin saya sempat telat 7 hari dan ternyata mens lagi,.berarti siklusnya 35 hari,.apakah sy pco juga ya mba,..dan suamisaya pun ternyata OAT mba,.sekarang dy lagi konsumsi obat dokter dan sy kasih jus femmie,sy juga mulai konsumsi jus femmie,..dokter suruh sy insem,.tapi sy ngga mau nantiajalah,..mba mba boleh dibalas diemail sy mba #maisya441@yahoo.com#supaya sharingnya lebih puas mba,..heheee,.oh iya haid saya juga banyak kok siklus 10 hari,.sy dah hsg dan bagus hasilnya alias patent,.terus hormon sy jg stabil mba,..makaih ya mba

    ReplyDelete
  20. Salam kenal, Mba Maisya. Alhamdulillah kalo blog saya ini bisa membantu.
    Kalo dilihat sekilas, ada kemungkinan mba PCO karena sel telur kecil-kecil. Tapi belum tentu juga, loh. Untuk memastikan apakah seseorang itu PCO, melalui tes darah, mba. Nanti dari sana akan kliatan kadar LH, FSH, prolaktin, dan estradiol, yang mana akan menentukan bahwa itu dikategorikan sebagai PCO atau bukan.
    Alhamdulillah kalo hasil HSG-nya patent, trus hormonnya stabil, karena sel telur kecil2 bisa diatasi dengan obat penyubur.
    Terkait suami yang OAT, kalo rajin minum obat dokter, insyaAllah bisa membaik, kok, mba.
    Tetap semangat ya ;)

    ReplyDelete
  21. assalamualaikum mbak..

    ReplyDelete
  22. Halo mba isti, mba elies, mba nuril saya mau tnya2 mengenai pco. Saya sudah follow twitter nya. Klo boleh di invite di group ya. Twitter saya @gitafebrian

    ReplyDelete
  23. Hai hai... Salam kenal Mba Febri. Mohon maaf, saya udah engga gabung grup lagi. Kalo mau nanya-nanya, bisa DM di twitter. Sudah saya folbek, kok ;)

    ReplyDelete
  24. http://www.elifmedika.com/2013/11/cara-cepat-hamil-dalam-30hari.html
    http://mr-yellows.blogspot.com/2015/05/cara-cepat-hamil-terapi-aja-di-tiensherbs.com.html
    http://www.tiensherbs.com/2015/05/cara-cepat-hamil-dengan-terapi-di-tiensherbs.com.html
    http://9kraton.blogspot.com/2015/05/cara-cepat-hamil-terapi-aja-di-tiensherbs.com.html
    http://www.elifmedika.com/2014/03/Pengobatan-Oligozoospermia-Asthenozoospermia-Teratozoospermia-Azoospermia-Oligoteratoasthenozoospermia.html
    http://www.elifmedika.com/2014/03/PCOS-Bisa-Hamil.html

    http://caracepathamilsakti.blogspot.co.id/2015/09/cara-agar-cepat-hamil-terdahsyat-di-dunia.html

    ReplyDelete
  25. terima kasih mbak, telah berbagi pengalamannya izin share kebetulan saya lagi membuar artikel tentang PCOS dan pengobatannya dan tidak sengaja saya menemukan artikel anda di google !

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mohon maaf baru balas komen. Silakan mba Elsa :)

      Delete